
“Waktu kecil dia pernah operasi sampai 9 kali, tapi karena kami kehabisan biaya pengobatannya jadi gak bisa dilanjut. Sekarang tumor dimuka anak kami sudah seberat 2 kilo lebih,” lirih sang ibu.
Selama 21 tahun hidupnya, Dimas gak pernah bisa lihat muka sendiri akibat tertutup tumor. Bayangin selama hidupnya Dimas harus lawan sakit dan ejekan tentang fisiknya. Rasanya siapa pun gak akan kuat hidup seperti itu.
Dulu sekali, waktu Dimas kecil orang tuanya sempat menjual harta yang mereka punya demi bisa lihat Dimas sembuh. Hinggah saat ini Dia jalani Telah operasi lebih dari 11 kali demi bisa sembuh dari tumor.

Malangnya, operasi sebanyak itu baru sebagian rangkaian saja. Dimas masih harus berobat rutin dan operasi lagi, namun orang tuanya sudah kehabisan biaya dan pengobatan Dimas pun terpaksa berhenti.
Ayah Dimas hanya pekerja serabutan, sedangkan ibunya kadang bekerja sebagai buruh setrika. Upah mereka sekarang jangankan untuk pengobatan Dimas, untuk makan sehari-hari saja masih sering kurang.


Dimas yang gak mau berlarut dengan tumornya, memutuskan bantu orang tua dengan jualan kue keliling. Dia melawan rasa malunya demi cukupi kebutuhan keluarga. Dimas sadar selama ini dia sudah memberatkan orang tuanya, dan ingin sedikit membalas kebaikan mereka.
Namun, usaha Dimas tidak mulus-mulus saja. Dagangannya bahkan lebih sering tak laku.
#OrangBaik, sampai kapan Dimas harus tahan hidup dengan tumor yang menyakitkan. Mari bantu dia bisa sembuh dan melihat wajahnya untuk pertama kali dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”;
2. Masukkan nominal donasi;
3. Pilih metode pembayaran GoPay, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera;
4. Dapatkan laporan via email.
Terima kasih #OrangBaik!

Belum ada donatur. Jadilah yang pertama!
Belum ada donatur. Jadilah yang pertama!
