
Di usianya yang baru menginjak 2,7 tahun, Roudhotul Jannah yang tinggal di Sumatera Selatan harus menghadapi ujian berat. Sejak usia 2 tahun 2 bulan, keceriaannya perlahan meredup setelah dokter mendiagnosisnya menderita leukemia. Kini, hari-harinya tak lagi diisi dengan bermain, melainkan perjuangan melawan sakit yang menggerogoti tubuh kecilnya.
Gejala awalnya sungguh memilukan; tubuh Roudhotul tampak pucat kekuningan, sementara perutnya kian membesar dan terasa keras.
Melihat kondisi sang buah hati yang kesakitan, hati Ibu Herliani hancur, namun ia harus tetap kuat demi mendampingi putri tercintanya menjemput kesembuhan.
Sudah lima bulan lamanya Roudhotul menjalani pengobatan rutin. Hingga saat ini, fokus utama masih pada terapi obat-obatan dan pemantauan intensif, tanpa adanya tindakan medis berat lainnya. Setiap prosedur dijalani dengan harapan ada keajaiban yang membawa kemajuan bagi kesehatannya.

Keterbatasan ekonomi menjadi tantangan besar bagi keluarga ini. Ayah Roudhotul hanyalah seorang petani dengan penghasilan tak menentu, sementara Ibu Herliani fokus mengurus rumah tangga. Biaya operasional pengobatan yang terus berjalan tentu terasa sangat berat bagi pundak sang ayah.

Ia merindukan gelak tawa putrinya tanpa bayang-bayang rasa sakit yang selama ini menghantui hari-hari mereka.
Ibu Herliani sangat berharap akan uluran tangan dari para orang baik. \"Terima kasih banyak jika ada yang membantu, semoga Allah membalasnya dengan rezeki berlipat dan kesehatan bagi keluarga Anda semua,\" ungkapnya tulus. Mari bersama kita ringankan beban Roudhotul.
Harapan Ibu Herliani sangat sederhana namun mendalam: ia ingin melihat Roudhotul Jannah sembuh total dan bisa tumbuh sehat seperti sedia kala.
Belum ada donatur. Jadilah yang pertama!
Belum ada donatur. Jadilah yang pertama!
